Information About Technology, Tips, etc

Ads

Fitur Keamanan dari Whatapp



Sampai saat ini, tak bisa dipungkiri bahwa WhatsApp masih menjadi primadona sebagai aplikasi pesan instan yang digemari oleh banyak orang Indonesia. Beberapa alasan seperti aplikasi yang ringkas, mudah terhubung dalam jaringan, dan tidak perlu memiliki ID pengguna menjadi salah satu keunggulan tersendiri bagi WhatsApp.

Aplikasi yang sudah dikenal dari tahun 2009 ini, sebenarnya hanya berawal dengan ide sebuah aplikasi digital untuk telepon selular. Ide awal Jan Koum, pendiri WhatsApp, ini adalah untuk memberikan tempat untuk berbagi status seperti “saya sibuk” atau “sedang rapat” dengan orang-orang dalam jaringan mereka. Namun kini, setelah bertambahnya pengguna telah banyak fitur-fitur tambahan pula yang selalu dikembangkan oleh WhatsApp untuk menambah kepuasan pemakainya.

WhatsApp yang kini lebih banyak digunakan sebagai aplikasi pesan instan, tentunya harus memberikan pengamanan bagi penggunanya. Setelah sebelumnya ada kekhawatiran pengguna mengenai rumor penjualan data dan privasi pengguna ke NSA (National Security Agency), namun sejak tahun 2014 WhatsApp barani tonjolkan kelebihan dari sisi keamanan pengguna.

Kini WhatsApp telah meningkatkan sistem keamanan aplikasi ke level yang tertinggi. Teknologi yang digunakan WhatsApp ini berbasis open source yang dikembangkan oleh perusahaan bernama Open Whisper Systems. Perusahaan ini sudah mengembangkan sistem anti peretasan pesan dan telepon lain seperti TextSecure, RedPhone, serta Signal and Flock.

Whisper Systems sendiri adalah perusahaan yang telah diakuisisi oleh Twitter pada tahun 2011. Kemudian proyek open source perusahaan tersebut dirancang untuk membuat standar enkripsi yang dapat digunakan untuk membuat pesan lebih rahasia dan aman.

Menariknya, WhatsApp memilih tipe enkripsi ‘end-to-end’. Enkripsi end to end ini akan melindungi setiap pesan yang kamu kirim atau terima. WhatsApp pun tidak akan bisa membaca setiap pesan yang dikirimkan pengguna.

Moxie Marlinspike, pendiri Open Whisper Systems mengatakan, “Enkripsi diaktifkan secara default di WhatsApp, sehingga pengguna tidak perlu melakukan apapun untuk membuatnya bekerja, dan WhatsApp tidak akan dapat membaca pesan dari pengguna.”

Selain dari pihak WhatsApp, pesan kamu juga tidak dapat dibaca oleh peretas yang tidak memiliki decryption key. Sistem enkripsi ini akan menutup peluang si peretas melacak pesan kamu secara pribadi. Jika ingin membobol pesan, peretas harus membuka kunci satu per satu. Dengan mode enkripsi seperti ini tentunya diyakini akan menekan kasus peretasan di seluruh dunia. (ERI)
Tag : teknologi, tips
0 Komentar untuk "Fitur Keamanan dari Whatapp "
Back To Top